Langsung ke konten utama

Ilmuwan Simpan Jaringan Tubuh dalam Keping Silikon

Ilmuwan Simpan Jaringan Tubuh dalam Keping Silikon

Keping-keping ini diciptakan sebagai bagian Program Keping Jaringan untuk Pemeriksaan Obat-Obatan untuk mengevaluasi keamanan senyawa-senyawa obat.

Unit neurovaskuler yang dikembangkan oleh para peneliti Vanderbilt University. (Foto: Vanderbilt University/John Wikswo)
Unit neurovaskuler yang dikembangkan oleh para peneliti Vanderbilt University. (Foto: Vanderbilt University/John Wikswo)
   Jessica Berman
Pengujian obat baru agar aman dan efektif merupakan proses yang mahal dan lama. Para peneliti berupaya merancang keping komputer silikon yang bisa berfungsi seperti organ manusia, sehingga prosesnya lebih cepat dan lebih murah.
Keping-keping silikon yang lebih kecil dari tangan anak-anak ini dilapisi dengan sel-sel hidup yang berfungsi dan bereaksi seperti organ dalam tubuh. Keping-keping ini diciptakan sebagai bagian Program Keping Jaringan untuk Pemeriksaan Obat-Obatan untuk mengevaluasi keamanan senyawa-senyawa obat.
Program ini dipimpin National Center for Advancing Translational Sciences (NCATS), dimana Danilo Tagle menjabat sebagai direktur.
Tagle menggambarkan bagaimana keping tiga dimensi itu diciptakan agar bisa meniru cara kerja paru-paru.
"Dalam kasus itu, sel-sel akan mengganti peran kantong udara, sebagai alat khusus yang dirancang untuk bernapas dan mengembang, dan bisa menghisap udara dan cairan sebagaimana paru-paru normal. Untuk jantung, alat ini akan menggantikan otot jantung  dan bisa menunjukkan kemampuan mengembang dan mengempis dan berdetak selayaknya otot jantung,” ujarnya.
Keping yang berisi replika-replika sangat kecil sistem pencernaan, dapat berfungsi seperti lambung dan usus manusia, yang bergerak ketika mencerna makanan.
Obat-obatan dimasukkan ke dalam organ-organ kecil ini dan melalui pipa-pipa mikro.  Percobaan dengan keping jaringan ini telah menghasilkan data yang lebih akurat dibandingkan uji konvensional yang menggunakan hewan atau model-model sel.
NCATS baru-baru ini memberikan hibah sebesar US$17 juta untuk tiga tahun ke depan untuk mengembangkan sebuah sistem organ tubuh manusia secara keseluruhan.
"Jadi hal ini akan terpadu, saling terkait dan berfungsi, hampir seperti tubuh manusia dalam sebuah keping,” ujarnya.
Dengan sebuah sistem yang saling terkait, peneliti mengatakan mereka bisa secara aman mengevaluasi dampak suatu obat pada sistem organ yang berbeda, misalnya untuk melihat tingkat kandungan racun hati, sekaligus memantau dampaknya terhadap organ yang ditarget.
Obat baru bisa saja lolos tes keamanan pada hewan laboratorium, kata Tagle.
"Namun begitu dicoba pada manusia, obat ini ternyata menimbulkan dampak sampingan beracun,” ujarnya.
Para ilmuwan ingin merampingkan proses pengembangan obat; mereka berharap agar chip jaringan ini bisa mengenali obat mana yang paling baik dan paling aman sebelum dicoba secara klinis pada manusia.
(sumber:http://www.voaindonesia.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAUNCHING UKM MSC FMIPA, menjadi saksi lahirnya calon ilmuan bangsa yang berdedikasi

UNIVERSITAS BENGKULU. Gedung kuliah bersama V (GKB V)     Universitas Bengkulu menjadi saksi sejarah lahirnya calon-calon ilmuan bangsa ini dengan di adakanya pembukaan MIPA Scientist Club (MSC) yang Launchingnya  Dibuka secara langsung oleh Dr.Fanani Haryowidodo M.Sc selaku dekan Fakultas MIPA Universitas Bengkulu.   Kepada seluruh peserta  yang hadir Beliau mengatakan Di organisasi inilah Akan lahir sejarah tonggak Baru kehidupan bangsa di masa depan. seseorang pemimpin yang rasional tidak emosional, Realistis, serta idealis dan mampu berfikir fragmatis. Artinya, program organisasi ini adalah terpercaya dan telah teruji sebagai program cemerlang dalam menyiapkan generasi hebat Universitas Bengkulu khususnya para calon ilmuan FMIPA. Dr.fanani juga mengatakan Bahwa *tidak Ada Proses yang lebih cepat dari sebuah evolusi* Program ini menjadi Program Baru lahir yang menjadi Unggulan di FMIPA. Serangkaian acara pembukaan ini, dimulai dari Chek in Peserta, pembacaan doa, sa

PESTA KARYA MAHASISWA 2018

Menuju   Sustainable Development Goals   Tahun 2030 UKM P3M KBM UNIB  Gelar Acara Nasional PESTA   KARYA   MAHASISWA 2018 Puji Syukur Kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya sehingga UKM P3M dapat menyelenggarakan kegiatan Nasional yang bertajuk Pesta Karya Mahasiwa (PKM) yang alhamdulillah telah terlaksana padatanggal 19 Oktober 2018 – 21 Oktober 2018 dengan menghadirkan mahasiswa seluruh Indonesia. “ P e sta K a r y a Mah a si s w a (PKM) ” . PKM merupakan rangkaian kegiatan melibatkan seluruh mahasiswa diseluruh Indonesia. Mel a lui s e r a n g k a ian k e g i a tan y a n g disel e ngg a r a k a n yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional dan Seminar Nasional. Dengan rangkaian kegiatan tersebut diha ra p k a n te rc ip t a n y a g e n e r a si b a n g sa y a n g p r o f e sional, a hl i , d a n b e rkomp e ten d a lam s e t ia p bidang i l mu y a n g me r e ka t e kuni. L

Prestasi Mahasiswa UNIB Laskar P3M dalam Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia Tahun 2017

Kembali lagi Mahasiswa Universitas Bengkulu laskar P3M menorehkan prestasi pada barisan pemenang Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2017 dalam ajang Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI). Hal ini diketahui melalui pengumuman Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Ditjen Belmawa Kemenristekdikti) melalui Surat Nomor: 290/B/SK/2017 tanggal 19 Juli 2017 tentang Penugasan Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (PKBMI) Tahun 2017.  Dari sekian ribu proposal, hanya terdapat 282 proposal yang diterima sebagai pemenang KBMI Tahun 2017 dan Universitas Bengkulu memiliki 5 proposal yang masuk sebagai pemenang melalui karya-karya mahasiswanya tersebut. Adapun kelima proposal pemenang dari Universitas Bengkulu tersebut adalah : Judul : Agria-Organic Catfish : Agribisnis Budidaya Lele Sa